Thursday, March 29, 2007

Seorang Gadis yang Hidup Kembali

Seorang Gadis yang Hidup Kembali
Yairus adalah seorang pemimpin Yahudi yang menyembah Tuhan dan mengajarkan firman Tuhan kepada orang lain. Suatu hari, suatu hal yang sangat buruk menimpa Yairus. Anak perempuan yang sangat dikasihinya, yang berusia dua belas tahun, jatuh sakit. Tak ada seorang pun yang dapat menyembuhkannya karena penyakit yang diderita gadis ini sangatlah parah. Yairus tahu bahwa anaknya akan mati. Hanya ada satu orang yang dapat menolong anak perempuannya. Yairus mencari Yesus dan mengajak Yesus ke rumahnya. Yairus mungkin tahu bahwa teman-temannya di gereja tidak menghendaki Yesus. Tetapi Yairus tidak memedulikannya. Dia harus segera meminta bantuan sebelum anaknya meninggal.
Yairus menemukan Yesus di tengah-tengah kerumunan orang. Ia berlutut kepada Yesus. "Anak perempuanku akan mati," katanya dengan memelas dan putus asa. "Datanglah dan letakkan tangan-Mu kepadanya agar anakku sembuh dan tetap hidup."
Yesus datang ke rumah Yairus. Tetapi mereka tidak bisa segera ke sana karena banyaknya orang yang berkerumun. Ada seorang wanita yang sudah dua belas tahun sakit. Dia telah pergi ke semua dokter (dan seluruh uangnya telah habis) tanpa mendapatkan hasil. Ia begitu ingin bertemu dengan Yesus!
Apa yang bisa dilakukan oleh perempuan itu? "Jika aku bisa menyentuh jubah-Nya, aku akan sembuh," gumam perempuan itu. Ia mendekatkan dirinya kepada Yesus, lalu mengulurkan tangannya dan menyentuh jubah Yesus.
Suatu mujizat terjadi! SUATU MUJIZAT TERJADI! Perempuan itu sembuh. Saat itu juga! Ia benar-benar sembuh! Ia tahu bahwa ia sudah sembuh dan sehat kembali seutuhnya. Tetapi kemudian ada yang berkata, "Siapa yang menyentuh Aku?" tanya Yesus. Kerumunan itu menyentuh-Nya. Tetapi perempuan yang disembuhkan itu tahu Ia ingin agar dirinya mengatakan apa yang baru saja terjadi kepada-Nya. Segera ia mengatakan apa yang baru saja terjadi kepada-Nya.
Kemudian, para pelayan di rumah Yairus datang. Wajah mereka menunjukkan kabar buruk sebelum mereka mengatakannya. "Anak perempuanmu meninggal!" kata mereka kepada Yairus. Meninggal! Sudah terlambat. Mungkin, bila perempuan itu menunda keinginannya ....
Ketika Yesus mendengar hal itu, Dia menjawab, "Jangan takut; percayalah, maka ia akan sembuh." Sesungguhnya, tidaklah sulit bagi Yairus untuk benar-benar percaya kepada Yesus, meskipun anak perempuannya telah meninggal.
Di rumah Yairus, semua orang bersedih dan berduka karena kematian gadis itu. "Dia tidak meninggal, tetapi ia sedang tidur," kata Yesus kepada mereka. Orang-orang itu menertawakan-Nya. Mereka tahu bahwa gadis itu telah meninggal.
Yesus menyuruh semua orang keluar dari rumah itu, Ia menarik tangan anak itu dan berkata, "Anak-Ku, bangunlah."
Yairus ada di sana saat itu, demikian pula istrinya, dan tiga orang murid Yesus. Mereka semua mendengarkan kata-kata Yesus. Akankah gadis kecil yang sudah meninggal itu juga mendengarkan perkataan Yesus? Gadis yang sudah meninggal itu mendengarkan perintah Yesus! Rohnya kembali dan kemudian ia bangun. Yesus telah membangkitkannya dari kematian.
Orang tua gadis itu benar-benar takjub. Yesus menyuruh mereka untuk memberi makan gadis itu. Betapa bahagianya mereka; betapa mulianya Yesus. Kasih dan kuasa-Nya yang indah membangkitkan kembali anak mereka.
(Gadis yang dibangkitkan, suatu cerita dari firman Allah, yang terdapat di Alkitab, di Markus 5 dan Lukas 8)
Bahan diambil dan diedit seperlunya dari:CD SABDA Versi 3.0, BibleLand No. 0201-0217

Kemiskinan: Bahkan Remah-Remah Pun Tidak

Kemiskinan: Bahkan Remah-Remah Pun Tidak
REFLEKSI UNTUK ORANG TUA/GURU
Dalam sepuluh tahun terakhir ini, dengan adanya jaringan media global, kita dapat menjadi saksi mata atas kemiskinan yang mengerikan. Sebagian orang yang miskin dan tersisih terpaksa mengaduk-aduk tempat sampah, sementara yang lain menderita dan sekarat, bahkan tanpa ada yang sempat mereka pungut dari tempat sampah. Setiap hari kita melihat mereka saat kita keluar untuk makan malam atau berangkat kerja. Kita pun dapat menyaksikan mereka setiap malam melalui televisi dan melihat foto mereka melalui majalah-majalah.

Namun, kemiskinan mereka tak berarti bila dibandingkan kemiskinan rohani yang sangat mengerikan, yang dialami oleh mereka yang tidak mau memberi dan memerhatikan orang-orang miskin karena prinsip-prinsip politik dan ketamakan. Sikap masa bodoh terhadap kebutuhan dasar dari mereka yang diciptakan menurut gambar Allah sama dengan masa bodoh terhadap Allah.

Namun, sukar dimengerti dari mana kita harus mulai mengatasi masalah sehingga sering kali kita tidak berbuat apa-apa. Banyak orang yang memberikan uang, namun hanya ada sedikit orang yang mau memberikan waktu mereka, apalagi yang mau memberikan diri mereka.

Bacaan Alkitab minggu ini mengambil tema yang kerap disuarakan, yaitu tanggung jawab kita terhadap saudara-saudara kita. Allah mengharapkan kita memerhatikan orang lain. Tentu saja tidak dalam bidang yang sama. Kita dipanggil untuk berkarya dalam berbagai bidang sesuai dengan kreativitas masing-masing demi kepentingan orang lain yang membutuhkan. Tetapi kita tidak boleh menjadi penonton. Jika kita mengabaikan kebutuhan orang lain, kita masuk dalam bilangan orang-orang yang miskin secara rohani. Kemiskinan kita berasal dari kurangnya belas kasihan, kemurahan, dan keadilan yang merupakan panggilan Sang Pencipta bagi kita.

REFLEKSI UNTUK SELURUH ANGGOTA KELUARGA/KELAS
Hal pertama yang saya lakukan setiap kali bangun pagi adalah turun ke bawah dan menyiapkan makan siang yang akan dibawa Sarah dan Matthew ke sekolah. Mereka sudah berpesan agar dibawakan roti dengan selai buah, bukan kue keju dan biskuit. Dan saat sarapan mereka bertanya, "Bolehkah hari ini saya minta kuenya dua potong?"

Saya senang anak-anak saya dapat menikmati hal-hal semacam ini. Saya senang mereka dapat ke sekolah dengan perut kenyang dan juga bekal makan siang. Tetapi saya juga tahu bahwa tidak setiap anak di dunia ini dapat menikmati hal yang demikian. Saya sering bertanya-tanya bagaimana seandainya anak-anak saya berangkat ke sekolah tanpa sarapan dan bekal makan siang? Bagaimana perasaan saya jika cuaca dingin dan mereka tidak memakai baju hangat dan sepatu? Bagaimana perasaan mereka? Bagaimana perasaan Anda?

Allah menghendaki kita bertanggung jawab satu terhadap yang lain. Itu berarti kita diminta saling memerhatikan dan peka akan kebutuhan orang lain. Apa yang dapat Anda lakukan berkenaan dengan hal ini? Minggu ini adalah saat yang tepat untuk mulai merenungkan pertanyaan ini.

PELAJARAN

Hari 1: Memberikan Persepuluhan dan Memerhatikan Orang MiskinUlangan 14:28-29; 15:7-11
Apa yang harus diberikan kepada orang miskin dan orang yang membutuhkan?
Menurutmu, apakah lima hal terpenting yang harus dipunyai setiap orang agar dapat hidup layak?

Hari 2: Tanggung Jawab Terhadap Orang MiskinUlangan 24:14-22
Apa yang harus diberikan kepada orang asing, anak yatim, dan para janda?
Apa yang gereja Anda lakukan untuk membantu orang miskin? Bagaimana Anda dapat berbuat lebih banyak?

Hari 3: Seorang Janda dan Nabi Elia1Raja-Raja 17:8-24
Janda itu sudah berputus asa. Apa yang hendak dilakukannya ketika Nabi Elia menjumpainya?
Tahukah kamu suatu tempat di mana terdapat orang-orang yang mengalami kelaparan dan persoalan? Apa yang dapat kamu lakukan?

Hari 4: Doa Mohon Berkat Allah untuk RajaMazmur 72
Bagaimana kamu dapat menggambarkan tentang raja ini?
Adakah kamu mengetahui seorang tokoh dunia yang berjuang keras dalam menolong orang miskin dan mereka yang membutuhkan? Apa yang ia lakukan?

Hari 5: Orang Kaya dan LazarusLukas 16:19-31
Mengapa Lazarus tidak diizinkan memperingatkan keluarga orang kaya itu?
Mungkin di antara orang-orang yang kamu jumpai setiap hari ada seseorang yang membutuhkan pertolongan. Bagaimana kamu dapat membantu orang itu, baik secara langsung maupun tidak langsung?

Hari 6: Iman dan PerbuatanYakobus 2:1-17
Kapan iman disebut mati?
Adakah anggapan-anggapan tertentu yang tidak benar tentang orang miskin di kota Anda? Bagaimana Anda dapat mengetahui lebih banyak tentang keadaan mereka yang sebenarnya?
AKTIVITAS KHUSUS:
KELAPARAN
Pada suatu kesempatan makan malam atau makan bersama dalam kelas, hidangkanlah sebuah menu kejutan, yaitu semangkuk nasi untuk seluruh kelas dan segelas air untuk setiap orang. Anda tak perlu berkata apa-apa; dengarkan bagaimana setiap peserta berkomentar mengenai menu tersebut. Adakah yang menggerutu? Adakah yang terkejut? Jelaskan pada mereka bahwa ada banyak orang di dunia yang pergi tidur malam itu hanya dengan makanan seperti yang mereka hadapi saat itu. Bicarakanlah perbedaan antara menu tersebut dengan menu yang biasa dinikmati keluarga Anda. Kemudian, jika Anda menghendaki, hidangkanlah makanan dengan menu lengkap. Namun, pakailah pengalaman yang mengejutkan ini untuk memotivasi agar keluarga Anda turut memikirkan tentang masalah kelaparan.

Tentukan jadwal untuk pergi ke toko makanan dan membeli makanan kaleng untuk disumbangkan ke organisasi atau gereja yang menangani kelaparan di daerah Anda. Jika memungkinkan, bantulah menyediakan makanan bagi para tunawisma.
Sumber:
Belajar Bersama, Janice Y. Cook, , halaman 153 -- 155, Yayasan Gloria, Yogyakarta, 1999.
Lingkungan: Irama Kehidupan
REFLEKSI UNTUK ORANG TUA/GURU
Dalam puisi karya Maya Angelou, "The Pulse of the Morning", yang dibacakan pada upacara pelantikan Presiden Clinton, kita dapat merasakan adanya suatu irama kehidupan, pasang surutnya dunia, dan bagaimana kita berhubungan dengan dunia dan dengan sesama. Mula-mula kita diberi suatu gambaran besar, kemudian kata-kata puisi itu mengarah kepada tanggung jawab pribadi yang disimpulkan dalam baris penutup puisi itu: "Good morning" (selamat pagi). Sebuah puisi yang sangat indah.

Gambaran besar dalam puisi tersebut berbicara tentang bagaimana kita sebagai makhluk hidup mengasihi sekaligus membenci planet bumi yang diberikan sebagai tempat kita hidup. Kita mengasihi dan menjelajahinya, serta melukis, menulis, dan membuat lagu tentangnya. Kita menunjukkan penghargaan dengan mendirikan berbagai taman dan museum. Bumi tak pernah berhenti memberi kita inspirasi dan dorongan untuk terus maju. Namun, kita juga membenci, mengeksploitasi, mencemari, mengotori, menggali, mengebor, dan menghisapnya hingga kering. Kita hanya memikirkan kebutuhan kita sendiri saat ini dan bertindak seperti anak-anak yang tak bertanggung jawab baik terhadap masa kini maupun masa yang akan datang.

Orang Kristen seharusnya memiliki tanggung jawab yang besar terhadap bumi ini sebab kita memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang Sang Pencipta. Pemahaman tersebut juga mengungkapkan apa yang diharapkan dari diri kita. Bagaimana dunia diperlakukan bukan tanggung jawab para pengusaha atau perusahaan saja, namun tanggung jawab kita semua. Suara kita harus didengar oleh mereka yang tidak dapat atau tidak bersedia mendengarkan suara angin, air terjun, atau burung camar.

Dapatkah pemikiran ini dikategorikan sebagai ideologi "hati yang terluka?" Sebenarnya, itulah gambaran yang tajam dan sempurna. Hati yang terluka bukanlah hati yang beku atau keras karena keegoisan dan ketamakan, melainkan hati yang dipenuhi dengan kasih sayang dan hikmat; hikmat yang melihat bahwa kita membutuhkan bumi ini dalam keadaan yang baik.
REFLEKSI UNTUK SELURUH ANGGOTA KELUARGA/KELAS SM
Anak-anak saya menyukai pantai. Kami tinggal di San Diego dan itu berarti kami dapat menikmati pemandangan pantai hampir sepanjang tahun. Sebagian orang suka berkemah atau mendaki gunung. Mungkin kamu suka berenang, bermain layang-layang, atau bersepeda.

Bumi adalah tempat tinggal yang menyenangkan. Allah telah membuatnya demikian. Allah juga ingin agar kita memelihara bumi ini. Dan Allah membuat kita masing-masing bertanggung jawab untuk melakukan bagian kita dalam memelihara bumi ini! Namun, bukan hanya kita yang memberi. Bumi juga memberi banyak kepada kita. Segala sesuatu yang kita miliki berasal dari bumi ini. Kita bergantung pada bumi untuk memperoleh makanan, minuman, perlindungan, dan energi. Allah telah menciptakan kita untuk dapat saling bergantung!
PELAJARAN
Hari 1: Allah menciptakan langit dan bumi.Kejadian 1:1-13
Apa yang Allah lakukan untuk menciptakan langit dan bumi?
Apa saja yang dapat kamu lakukan untuk ikut menjaga agar bumi tetap dalam kondisi baik?

Hari 2: Allah menciptakan matahari, bulan, bintang, dan binatang.Kejadian 1:14-25
Apakah perintah yang diberikan kepada makhluk-makhluk ciptaan Allah?
Bagaimana kita sebagai manusia dapat membantu segala ciptaan Allah untuk dapat melakukan perintah di atas? Bagaimana kita dapat menghalangi mereka melakukannya?

Hari 3: Allah menciptakan manusia.Kejadian 1:26-31
Apa perbedaan antara penciptaan manusia dan penciptaan segala makhluk yang lain?
Sebutkan dua kebaikan dari setiap anggota keluarga Anda!

Hari 4: Allah menghancurkan ciptaan oleh karena dosa.Kejadian 7:1-5, 11-12, 15-17, 21-24
Allah melihat betapa jahatnya dunia saat itu. Tak ada kebaikan di antara umat manusia kecuali dalam diri Nuh, istri, anak-anaknya, dan menantunya. Allah memutuskan bahwa bumi harus dihancurkan untuk mengawali suatu permulaan yang baru dan Tuhan memberitahu Nuh tentang dunia yang baru.

Siapa yang Allah selamatkan ketika dunia dihancurkan? Mengapa?
Adakah sesuatu yang ingin kamu hapus dalam hidupmu? Bagaimana kamu akan memulai hidupmu kembali?

Hari 5: Allah memperbarui dunia dan memberikan sebuah janji.Kejadian 8:20-9:17
Perjanjian itu seperti suatu kesepakatan. Dengan siapa Allah membuat perjanjian yang baru?
Bagaimana perjanjian Allah membuat kita bertanggung jawab terhadap semua ciptaan?

Hari 6: Semua ciptaan memuji Allah.Mazmur 148
Mengapa semua ciptaan harus memuji Allah?
Dari semua ciptaan Allah, manakah yang menurutmu merupakan karya yang paling mengagumkan?

AKTIVITAS KHUSUS:
BERBURU HARTA KARUN
Rencanakan sebuah piknik ke suatu tempat favorit di luar ruangan. Anda boleh pergi ke sebuah taman, pantai, padang rumput, atau cukup halaman belakang rumah/kelas Anda sendiri. Setiap orang diberi sebuah kantung dan daftar benda-benda yang harus mereka cari. Jika anak-anak Anda masih sangat kecil, mereka dapat bekerja berpasangan. Dalam daftar itu cantumkan satu jenis sampah dan benda-benda yang sudah ada di sana seperti dedaunan, buah polong, bunga cemara, kulit kerang, bebijian, bunga-bunga, kerikil. Orang pertama yang berhasil mengumpulkan semua yang tertulis dalam daftar adalah pemenang lomba berburu "harta karun" itu.

Jika semua sudah menyelesaikan perburuan, keluarkan semua isi kantung tersebut di tanah. Taruhlah sampah-sampah di atas timbunan harta karun yang lain. Diskusikanlah bagaimana sampah membuat segala sesuatu yang lain tampak jelek. Sebelum meninggalkan tempat itu, kumpulkanlah sampah yang ada di situ, masukkan ke kantung yang Anda bawa dan buanglah pada tempatnya.
Sumber:
Belajar Bersama, Janice Y. Cook, , halaman 147 -- 149, Yayasan Gloria, Yogyakarta, 1999.

Dua Sahabat

Dua Sahabat

Inge mempunyai dua sahabat, namanya Tisna dan Rima. Pada suatu hari, ketika Inge sedang menghadapi kesulitan, Tisna berpura-pura tidak mengenal Inge. Tetapi Rima berusaha sedapat mungkin menolong Inge agar ia terlepas dari kesulitannya.

Yang manakah yang dapat disebut sahabat sejati?
Renungan Singkat tentang Sahabat
Siapakah nama kedua sahabat Inge? Siapakah di antara mereka yang tetap bersama Inge ketika Inge menghadapi kesulitan? Dan siapakah yang tidak mempedulikan Inge?

Pernahkah kamu mendengar istilah "teman di saat kita senang? Itulah istilah bagi seorang sahabat yang mau menolong kita hanya bila segala sesuatu berjalan dengan lancar. Yang manakah dari kedua sahabat Inge yang dapat kita sebut "teman di saat kita senang"?
Sahabat yang bagaimanakah yang disebut sahabat sejati? Sahabat yang bagaimanakah yang kamu inginkan? Dan kamu ingin menjadi sahabat yang bagaimana? "Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu," ayah membacakannya dari Alkitab malam itu.

"Ayat yang manakah itu?" tanya Inge.
"Amsal 17:17," kata ayah. Kemudian Inge menceriterakan kepada ayah dan ibunya tentang kedua sahabatnya.

Ayah dan ibu pun berdoa bersama Inge. Mereka memohon agar Inge menjadi seorang sahabat yang sejati di saat salah seorang sahabatnya menghadapi kesulitan. Apakah kamu juga seorang sahabat yang sejati?
Renungan Singkat tentang Tuhan Yesus dan Kamu

1. Cobalah ingat beberapa sahabatmu yang sejati. Sebutkan nama mereka. Apakah kamu termasuk yang menyebutkan ayah dan ibumu? Apakah juga termasuk Tuhan Yesus di dalamnya?
2. Tuhan Yesus berkata, "Aku menyertai kamu senantiasa" (Mat 28:20). Dapatkah kamu meminta seseorang menjadi sahabat yang lebih baik daripada Tuhan Yesus? Bacaan Alkitab
Matius 28:20 dan Amsal 17:17.

Kebenaran Alkitab
Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu dan menjadi saudara dalam kesukaran (Amsal 17:17).

Doa
Terima kasih, Tuhan Yesus, karena Engkau adalah Sahabat yang sejati. Ajarkanlah saya menjadi sahabat-Mu yang sejati dan juga sahabat yang sejati bagi orang lain. Amin.
Sumber:
100 Renungan Singkat untuk Anak-anak, V. Gilbert Beers, , halaman 98 - 99, Yayasan Kalam Hidup, Bandung.

Mari Kita Mengembangkan Talenta dari Tuhan

Mari Kita Mengembangkan Talenta dari Tuhan
Tujuan: Anak memahami apa yang dimaksud dengan talenta, dan menyadari talenta-telenta yang ia miliki serta bertekad untuk mengembangkannya. Kreasi Simulasi -- Potret Sahabatku: Berikan anak kertas kosong dan minta mereka menggambar ciri seorang teman di sebelah kirinya. Jika semua anak menggambar teman sebelah kirinya, maka berarti anak akan digambar oleh satu teman di sebelah kanannya. Hasil lukisan harus menunjukkan ciri seseorang tanpa boleh menyertakan nama anak yang digambar tersebut. Tidak perlu digambar lengkap, cukup yang menjadi cirinya saja. Jadi misalnya, cukup gambar ciri bajunya, atau ciri matanya, dan sebagainya. Kali ini, di samping ciri yang digambar, setiap anak harus juga mencoba menuliskan kelebihan kemampuan anak yang digambar tersebut (yang agak menonjol), misalnya: pandai menyanyi, ramah, rajin, dan sebagainya. Mintalah mereka menuliskan profesi apa yang cocok untuk anak tersebut, misalnya: cocok jadi dokter, guru, pendeta dan seterusnya. Setelah itu, guru mengumpulkan gambar-gambar tersebut tanpa nama, kemudian kembali dibagikan secara acak, sehingga setiap anak memperoleh satu gambar. Setiap anak diminta menebak siapakah anak yang dimaksud oleh gambar tersebut. Guru memberikan wawancara, terutama soroti kelebihan yang dikenali anak lain tentang diri seoarang anak. Tanyakan pada anak tersebut, "Apa benar kamu ingin menjadi dokter?" (jika tidak mau jadi dokter, kamu ingin jadi apa?) Dengan wawancara singkat, guru dapat menggali talenta-talenta yang dimiliki anak tersebut, dan meminta anak tersebut memikirkan talentanya. Acara akan semakin sampai pada tujuannya, jika kemudian setiap anak diberi kesempatan menuliskan apa talentanya. Dan acara ditutup dengan mengajak anak-anak bersyukur atas talenta tersebut, dan meminta pimpinan Tuhan agar dapat mengembangkannya.
Sumber:
Teknik Kreatif dan Terpadu dalam Mengajar Sekolah Minggu, Paulus Lie, , halaman 124 - 125, Yayasan Andi, Yogyakarta, 1999.

Allah Memelihara Yusuf

Allah Memelihara Yusuf
Untuk Pembina:
Bacalah Kejadian 35-50.
Pelajarilah pasal-pasal itu.
Siapkanlah diri anda untuk bercerita.
Potifar seorang perwira raja di Mesir.Potifar sama seperti seorang presiden atau raja, tetapi dipanggil Potifar.
Katakan kepada Murid-murid:Carilah sifat-sifat Allah yang dinyatakan dalam cerita ini.
Bacakan:Kejadian 39:1-6
Cerita:Yakub mempunyai banyak anak laki-laki; tetapi Yakub lebih mengasihi Yusuf daripada anak-anaknya yang lain, karena Yusuf lahir pada waktu Yakub sudah tua. Pada suatu hari, Yakub memberi Yusuf sebuah jubah yang bagus sekali. Jubah itu dibuat dari kain yang berwarna bagus.
Allah menyatakan kepada Yusuf, kelak Yusuf akan menjadi pemimpin orang tuanya dan kakak-kakaknya. Kakak-kakak Yusuf menjadi sangat iri hati dan mereka membenci Yusuf. Pada suatu hari, Yusuf disuruh pergi mencari kakak-kakaknya yang sedang menggembalakan domba- dombanya. Ketika kakak-kakaknya melihat Yusuf, mereka memutuskan akan membunuhnya. Tetapi Ruben salah seorang kakak Yusuf, berkata, "Jangan membunuh dia, lemparkan saja ke dalam sumur ini." Ruben bermaksud menyelamatkan Yusuf dan menyuruh dia pulang ke rumah. Lalu mereka menyeret dia dan menanggalkan jubah Yusuf lalu melemparkan Yusuf ke dalam sumur kering. Tiba-tiba mereka melihat beberapa pedagang yang sedang menuju ke Mesir. Saudara-saudara Yusuf berunding bersama dan menyetujui untuk menjual Yusuf kepada pedagang-pedagang itu. Yusuf dijual dengan harga 20 keping perak. Lalu mereka menyembelih seekor kambing dan mencelupkan jubah Yusuf ke dalam darah kambing itu. Kemudian jubah itu mereka bawa kepada Yakub. Yakub menangis dan memakai baju berkabung karena dia sedih sekali memikirkan Yusuf yang mati dikoyak binatang.
Sementara itu Yusuf telah dibawa ke Mesir dan dijual kepada seorang perwira raja sebagai budaknya. Waktu Yusuf di Mesir, terjadilah suatu salah paham sehingga dia dipenjarakan. Waktu Yusuf dalam penjara, raja bermimpi. Raja itu diberitahu bahwa Yusuf dapat menjelaskan arti mimpinya. Maka raja menyuruh pelayannya memanggil Yusuf. Dengan pertolongan Allah, Yusuf dapat menjelaskan arti mimpi raja. Yusuf berkata, "Nanti akan ada masa penuh kemakmuran di seluruh negeri Mesir. Setelah itu akan ada masa kelaparan selama tujuh tahun. Masa yang penuh kemakmuran itu akan dilupakan sama sekali, karena masa kelaparan itu begitu hebat sehingga negeri itu menjadi tandus." Raja merasa senang sekali karena Yusuf dapat menjelaskan mimpinya. Lalu Yusuf diangkat menjadi gubernur seluruh Mesir. Yusuf diberi kuasa untuk mengatur semua hasil panen di Mesir supaya ada cukup makanan untuk tujuh tahun.
Sesudah tujuh tahun, ada masa kelaparan di Mesir. Juga, ada masa kelaparan di Kanaan, tempat tinggal Yakub dan anak-anaknya. tetapi masih ada gandum di Mesir, itulah hasil pekerjaan Yusuf dalam mengelola hasil panen.
Yakub mendengar bahwa masih ada gandum di Mesir. Lalu dia mengutus anaknya untuk membeli gandum. Maka pergilah kesepuluh kakak Yusuf itu ke Mesir. Ketika Yusuf melihat kakak-kakaknya ia mengenali mereka, tetapi kakak-kakaknya tidak mengenali Yusuf. Kemudian Yusuf menyatakan dirinya kepada mereka. Mereka takut sekali kalau-kalau Yusuf akan menghukum mereka. Tetapi Yusuf telah mengampuni mereka. Bahkan Yusuf menyuruh mereka membawa ayahnya ke Mesir untuk tinggal di situ bersama-sama.
Waktu kakak-kakak Yusuf kembali ke Kanaan, mereka bercerita kepada ayahnya, Yakub, mengenai semua yang sudah terjadi. Yakub dan semua saudaranya pergi ke Mesir. Mereka terdiri dari 75 orang. Tepat seperti janji Allah, mereka sudah menjadi banyak. Allah telah berkata bahwa cucu-cucu Abraham akan pergi ke negeri lain dan menjadi budak di situ selama 400 tahun.
Allah berkata, bahwa Yakub tidak usah takut pergi ke Mesir sebab pada suatu saat, Allah akan mengembalikan keturunannya di Kanaan. Waktu Yakub dan keluarganya tiba di Mesir, raja itu sangat baik hati terhadap Yakub. Raja memberi tanah yang paling baik kepada Yakub dan keluarganya, orang Israel itu. Sesudah lama kemudian, Yakub meninggal di Mesir.
Tanyakan kepada Murid-murid:Sifat-sifat Allah yang mana yang dijelaskan dalam cerita ini? Bagaimana sifat-sifat Allah itu dinyatakan?
Sifat-sifat Allah dalam Cerita Ini:
Allah itu Mahakuasa -- Allah menguasai pikiran kakak-kakak Yusuf. Allah tidak mengizinkan mereka itu membunuh Yusuf. Allah memberkati Yusuf di Mesir. Allah menghendaki Yakub dan semua keluarganya pergi ke Mesir.
Allah itu Mahabenar -- Allah tidak pernah melupakan orang Israel waktu mereka ada di negeri Mesir. Kasih-Nya terus menerus dilimpahkan untuk bangsa Israel.
Allah itu Mahakasih -- Allah menyertai Yusuf selama dia di negeri Mesir. Walaupun Yusuf mengalami banyak kesukaran, karena kasih dan penyertaan Allah akhirnya Yusuf dapat melalui semua itu.
Pertanyaan:
Mengapa Yusuf dibawa ke Mesir? (Karena Allah menghendaki begitu).
Apa rencana Allah bagi Yusuf selama di Mesir? (Menjadi gubernur).
Walaupun kakak-kakak Yusuf menjual Yusuf sebagai seorang budak, Allah masih berkuasa. Mengapa? (Sebab Allah mempunyai suatu rencana khusus bagi Yusuf selama di Mesir).
Bagaimana Yusuf dapat dibebaskan dari penjara? (Allah menyatakan arti mimpi raja kepada Yusuf).
Alat Peraga:Carilah gambar tentang kehidupan Yusuf dan pengalamannya. Pakailah gambar-gambar itu sambil Anda bercerita.
Sumber:
Sampaikan Cerita Keselamatan: Menyatakan Sifat-sifat Allah dan Kebenaran-Nya, Dell & Rachel Schultz, , halaman 59 - 62, Lembaga Literatur Baptis.